AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI
Makn
a
akuntansi sebagai sebuah sistem informasi adalah sebagai proses
pengindentifikasian, pengukuran, serta pelaporan informasi ekonomi, yang
menimbulkan kemungkinan akan adanya penilaian dan pengambilan keputusan
yang jelas dan tegas oleh para pengguna informasi keuangan tersebut.
Dari penjelasan singkat mengenai akuntansi di atas, ada tiga hal yang
bisa kita simpulkan mengenai akuntansi, ketiga hal tersebut adalah
sebagai berikut:
- Masukan atau Input, dari sebuah informasi ekonomi dari kegiatan transaksi yang terjadi pada sebuah perusahaan.
- Masukan informasi tersebut yang kemudian dikelola melalui berbagai proses dari mulai pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan untuk menghasilkan yang namanya keluaran atau output, yang berupa informasi laporan keuangan.
- Keluaran informasi laporan keuangan inilah yang kemudian menjadi sebuah acuan dari para pimpinan perusahaan untuk mengambil keputusan.
Di lain pihak pimpinan perusahaan
membutuhkan laporan akuntansi dari perusahaannya guna untuk melakukan
pengambilan keputusan bisnis yang didasarkan pada informasi akuntansi.
Bagan dibawah ini adalah merupakan gambaran singkat dari proses akuntansi.

Kualitas Informasi yang Ada Dalam Akuntansi
Setidaknya
ada 9 syarat yang harus dimiliki informasi akuntansi yang dianggap
berkualitas oleh para pemakai informasi akuntansi. Dan berikut ini
adalah 9 syarat tersebut lengkap dengan penjelasannya:
- Perbandingan antara manfaat dan biaya,maksud dari perbandingan antara manfaat dan biaya adalah bahwa informasi akuntansi yang diterima tersebut harus tidak lebih besar dari biaya untuk membuat laporan akuntansi tersebut. Atau bisa dikatakan bahwa biaya dari pembuatan laporan akuntansi tersebut tidak lebih besar dari manfaat yang akan diterima oleh pemakai informasi tersebut.
- Dapat dimengerti, informasi yang diterima oleh pemakai dapat dengan mudah dimengerti oleh si pemakai informasi tersebut, yang disesuaikan dengan batas pengertian atau pengetahuan pemakai.
- Relevan, yang dimaksud relevan adalah dengan menggunakan metode-metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang akan membantu para pemakai informasi, dalam pengambilan keputusan yang memerlukan penggunaan data akuntansi.
- Dapat dipercaya, teruji, netral, menyajikan informasi yang seharusnya.
- Nilai prediksi, adanya informasi tentang keadaan keuangan saat ini atau masa lalu memiliki nilai prediksi, yang artinya bisa menjadi dasar prediksi keberlangsungan perusahaan dimasa yang akan datang.
- Feedback atau umpan balik , umpan balik disini dimaksudkan sebagai sebuah prediksi untuk melakukan pembenaran atau penolakan terhadap perencanaan yang sudah dibuat sebelumnya.
- Tepat waktu, informasi harus disampaikan sesegera mungkin untuk menjadi bahan sebagai pengambilan keputusan oleh para pemakai informasi.
- Dapat dibandingkan atau konsisten, maksud dari dapat dibandingkan disini adalah bahwa laporan keuangan dapat dengan mudah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan.
- Materiality atau cukup berarti.
Pemakai Informasi Akuntansi
Secara
umum terdapat dua golongan yang menggunakan informasi akuntansi, dan
berikut ini adalah kedua golongan tersebut lengkap dengan penjelasannya:
Pihak internal
Pihak
internal adalah pihak yang berhubungan langsung dengan operasi
perusahaan sehari-hari, yakni pimpinan perusahaan. Pimpinan perusahaan
sangat berkepentingan terhadap sajian informasi akuntansi, hal ini
karena pimpinan perusahaan yang paling bertanggung jawab akan kemajuan
dan keberlangsungan perusahaan nya.
Pihak eksternal
pihak
eksternal adalah pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan.
Namun, tidak memiliki keterlibatan secara langsung dalam pengambilan
keputusan atau membuat keputusan dan kebijakan operasional perusahaan.
Setidaknya terdapat 6 golongan yang termasuk dalam pihak eksternal.
Mereka itu adalah:
- Pemilik perusahaan atau pemegang saham atau investor.
- Karyawan dan serikat pekerja.
- Kreditor.
- Badan-badan pemerintah.
- Pelanggan.
- Masyarakat.
Bidang-Bidang Akuntansi
Setidaknya terdapat 9 jenis bidang akuntansi, berikut ini adalah ke 9 bidang akuntansi beserta dengan penjelasannya:
9 Bidang Akuntansi
- Pertama Akuntansi Keuangan, merupakan bagian dari akuntansi yang mengkhususkan diri dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan.
- Auditing, auditing merupakan salah satu bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pemeriksaan catatan-catatan akuntansi secara independent
- Akuntansi biaya, merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan, penetapan, dan pengendalian biaya produksi
- Akuntansi manajemen, adalah bidang akuntansi yang bergerak pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan.
- Akuntansi anggaran, adalah jenis bidang akuntansi yang erat hubungannya dengan penyusunan rencana serta pengeluaran perusahaan yang kemudian membandingkannya dengan pengeluaran aktual.
- Akuntansi perpajakan, mengkhususkan kegiatannya dalam penyusunan data yang diperlukan untuk perhitungan pajak.
- Sistem akuntansi merupakan bidang akuntansi yang melakukan perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan, serta pelaporan data keuangan.
- Akuntansi pemerintahan, merupakan akuntansi yang mengkhususkan diri dalam penyajian laporan transaksi yang dilakukan oleh pemerintahan.
- Akuntansi pendidikan, berhubungan dengan pengembangan dan penyebaran pendidikan akuntansi.
Bidang Profesi Akuntansi
Setidaknya ada 4 jenis bidang profesi akuntansi, berikut ini adalah ke 4 jenis profesi akuntansi dan penjelasannya:
Akuntan Perusahaan atau Internal
Akuntansi
perusahaan internal merupakan akuntan yang bekerja dalam perusahaan dan
bertanggung jawab atas berbagai fungsi akuntansi serta keuangan
perusahaan. Akuntan perusahaan atau interen bisanya bertindak sebagai
kontrol keuangan perusahaan.
Akuntan Publik
Akuntan
publik adalah akuntan independent atau bebas yang secara perorangan
atau kelompok memberikan jasa dalam bidang akuntansi bagi perusahaan
atau organisasi bisnis atau non bisnis.
Jasa
akuntan publik yang utama adalah memeriksa laporan keuangan perusahaan
atau organisasi, apakah keuangan perusahaan atau organisasi tersebut
wajar atau layak.
Akuntan Pemerintah
Akuntan
pemerintah merupakan akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga
pemerintah. Yang memiliki tugas utama dalam merencanakan, mengendalikan,
dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara.
Lembaga
pemerintah yang paling banyak menggunakan akuntan pemerintah adalah
Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK dan Direktorat Akuntan Negara
Departemen Keuangan.
Akuntan Pendidik
Akuntan
pendidik adalah akuntan yang tugas utamanya adalah mengembangkan dan
mengajarkan akuntansi, seperti misalnya dosen atau guru mata pelajaran
akuntansi
Comments
Post a Comment